19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Syair Pendidikan, Panji, Persahabatan, Nasihat, dan Kiasan

Bahasa Indonesia | Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan kumpulan contoh puisi rakyat (Syair) dalam mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VII revisi terbaru. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang kumpulan contoh puisi rakyat (Syair) dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Dan harapannya, apa yang admin bagikan kali ini bermanfaat buat kemajuan belajar anak didik dalam memahami dan membuat puisi rakyat berupa syair.

1. Contoh Syair Pendidikan

20+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Dengarlah para anak muda
Rajinlah belajar sepanjang masa
Ilmu itu tak akan habis dieja
Untuk bekal sepanjang usia

Ayo ke sekolah tak perlu malas
Belajar yang rajin di masing-masing kelas
Jaga sikap jangan jadi orang culas
Jangan biarkan hati berubah keras

Ke sekolah luruskan niatmu
Tekadkan hati mencari ilmu
Tak ada rugi belajar tiap waktu
Supaya baik masa depanmu

Jika kamu memiliki mimpi
Datanglah untuk belajar di sini
Bisa jadi bekal untuk diri
Pasti akan berguna di masa nanti

Ilmu akan membuatmu terjaga
Dari suramnya waktu serta masa
Cemerlang nantinya akan senantiasa
Menyinarimu saat masa dewasa

Dunia sekarang begitu maju
Jadikan ilmu sebagai pegangan
Sebagai benteng agar tidak tertipu
Sehingga hidup penuh kebahagiaan

Tuntut ilmu tanpa rasa jemu
Tak perlu khawatir kan rugi waktu
Pelajaran akan bermanfaat buatmu
Tuntun hidup jadi bahagia

Selalu guru adalah sumur ilmu
Kita timba setiap waktu
mereka tidak pernah jemu
Apalagi menggerutu

Kita saja yang masih kurang
Belajar juga masih jarang
Masih suka berbuat curang
Akhirnya jadi terbelakang

Sudah saatnya kita bangkit
Dari semua rasa sakit
Hilangkan semua pikir sempit
Segera berlayar dengan rakit

Rakit kita untuk masa depan
Dengan layar pengetahuan
Melewati setiap kemalasan
Untuk meraih semua harapan

Karena kita generasi bangsa
Yang harus gagah perkasa
Melanjutkan setiap asa
Teruskan pahlawan sudah berjasa

2. Contoh Syair Cinta

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Seorang gadis cantik jelita
Telah melintas di depan mata
Membuat diri ini terpana
Dan juga mendambakan sosoknya

Wajahnya selalu ada dibenak
Membuat tidurku jadi tak nyenyak
Apakah ini adalah cinta
Atau sekadar terkagum saja

Cinta yang ada di ini 
Kian merekah bagai sang bunga
Yang ‘tlah merekahkan kelopaknya
Yang punya warna indah di mata

Jangan berlebih dalam mencinta
Agar tak jadi benci akhirnya
Jangan berlebih jika membenci
Supaya nanti tak jatuh hati

Kalau mencinta jangan memaksa
Supaya tidak saling menyiksa
Mencintalah dengan seikhlas rasa
Supaya tidak saling menyiksa

Jangan engkau buta dalam mencinta
Agar kau tidak membabi buta
Dalam mencintai sosoknya
Dalam mencemburi sosoknya

Jikalau dia memang jodohnya
Pastilah nanti akan berjumpa
Jikalau memang bukan jodohnya
Marilah coba ikhlaskan saja

Wahai kau kekasih yang tercinta
Dimanakah engkau kini berada
Daku sangat ingin kita berjumpa
Dan bercanda tawa bersama-sama

Akan kupanjatkan sebuah doa
Untuk dirinya yang kucinta
Semoga dia slalu bahagia
Dan berada dalam lindungan-Nya

Aku diam bukan karna tak cinta
Aku hanya sedang memendam rasa
Yang belum saatnya diungkapkan
Yang belum saatnya dicurahkan

Terkadang kita harus relakan
Orang yang sangat kita sukai
Terkadang kita mesti ikhlaskan
Kekasih hati yang telah pergi

Jangan memaksakan perasaan
Perasaan cintamu kepadanya
Jika engkau memang dia idamkan
Pasti dia akan balas cintamu 

Jika rasa cinta dipaksakan
Maka kita akan raih sengsara
Oleh karena itu kita jangan
Memaksakan cinta yang kita punya

Jika kau mencinta dengan buta
Maka kau ‘kan sukar membedakan
Mana yang sesungguhnya cinta
Dan mana yang hanya birahi insan

Jangan mencintai karna harta
Jangan pula cinta karna rupa
Cintailah karna nilai agama
Yang ditanam dalam dada dirinya

Jangan mencintai karena materi
Nanti kita akan jadi merugi
Angan pula cinta karna rupa
Nanti cinta kita ‘kan mudah sirna

Jika dia memang bukan jodohnya
Mari diikhlaskan saja dirinya
Moga nanti akan kita mendapat
Pengganti yang jauh lebih tepat

Rasa cinta itu ada di dada
Bukan ada dalam limpahan harta
Ataupun di dalam indahnya rupa
Dan juga dalam eloknya raga

Jika memang dia jodohnya kita
Pastilah nanti akan bersua
Dan bersatu dalam jalinan cinta
Yang diridai oleh diri-Nya

Jikalau kita sukar bersama
Di alam dunia yang fana ini
Semoga nanti bisa bersama
Di alam Sana yang abadi

Janganlah engkau paksa hatimu
Jikalau memang tak cintaiku
Aku pun akan merelakanmu
Jika kau memang tak cintaiku

3. Contoh Syair Sekolah

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Sekolah adalah wadah kita
Menjadi lebih berharga 
Agar mampu arungi dunia
Dengan segala tantangannya

Sekolah adalah jadi manusia
Menjadi orang tak sia-sia
Belajar sejak masih belia 
Untuk memanfaatkan semua usia

Adalah sekolah tempat belajar
Bukan hanya menjadi pintar
Nilai itu hanya sekadar
Tapi akhlak terpuji harus dikejar

Untuk semua anak sekolah
Belajar itu memang susah
Tapi semangat harus diasah 
Meski kadang merasa jengah

Sekolah adalah tempat bertemu
Dengan segala jenis ilmu
Menjadi lebih baik selalu
Bertemu teman tidak jemu

Sekolah tempat yang nyaman
Bertemu guru juga teman
Tempat berbagi kebahagiaan
Juga tempat ukir kenangan

Sekolahku tempat belajar
Juga sering kali dikejar
Karena siswa kurang ajar
Tapi kami selalu belajar

Menjadi baik adalah pasti
Sekolah berangkat tiap pagi
Kadang sepati sampai berdaki
Kayuh sepeda dengan kaki

Sekolahku adalah kenanganku
Bersama seluruh teman-temanku
Juga dengan kasih sayagku
Yang tak sempat diucap mulutku

Kelas menjadi tempat bertemu 
Bersama senyum saat berlalu
Akan selalu menjadi candu
Untuk berangkat sekolah selalu

Adalah kenangan yang lebih baik
Dari sekolah dengan kelas bilik
Senyum dari pintu balik
Saat dirimu pakai batik

Sekolahku menjadi terkenang 
Bersama senyum selalu membayang
Tapi kita harus jadi orang
Masa depan semakin menantang

Aku bangkit dari terpuruk
Menunda semua sifat buruk
Kerja keras tak terkutuk
Menjadi pelajar yang mabruk

4. Contoh Syair Cinta

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Mungkin tak kan pernah ada
Cinta yang tercipta seindah cintamu,
Mampu tersenyum di atas kepedihan
Dan tak pernah mengeluh,

Walau badai, sering mendera
Dalam hidup dan di dalam cinta
Dan mungkin tak kan pernah ada…
Rasa yang tercipta melebihi rasamu , 

Yang tak pernah letih, menggenggam cinta
Walau diri , rapuh dan lemah
Namun kau tetap setia
Dan meskipun cinta 

Tak mampu membahagiakanmu
Kau teramat indah
Bahkan lebih indah dari bintang yang bersinar
Berhiaskan kesetiaan,

Dan bercahaya kelembutan
Di setiap detak jantungmu
Bernafaskan kasih sayang,
Yang membuatku, tak berdaya

Kekasihku Memandangmu,
Seperti aku memandang surga
Yang penuh kesejukan dan kedamaian
Karena rasa kasih sayangmu

Memancarkan semua keindahan
Sebagai dambaan, setiap hati
Yang merindukan kebahagiaan.
Mungkin jalan yang terbentang..

Bukanlah untuk kita lewati ,
Bersama..
Hanya sebagai keinginan dan impian
Yang ada namun tiada

Dan mungkin kita di takdirkan…
Bukan untuk saling memiliki,
Hanya sebagai kekasih,
Dan kenangan di dalam hati

Bila memang cinta tak mungkin bersama
Semoga tak ada luka di antara kita ,
Kisah yang pernah ada..
Biarlah menjadi tautan jiwa

Yang nyata namun tiada
Kau kekasihku…
Di dalam senyummu ada bahagiaku
Dan di dalam jiwaku ada cintamu

Meskipun nanti hanya di sudut hati
Namun cinta jangan pernah kau akhiri
Kau belahan hatiku…
Aku tak ingin mendung membayangimu

Ataupun badai melukaimu
Walaupun hanya di dalam doa
Aku akan terus menjaga.
Agar engkau tetap berbahagia

5. Contoh Syair Kehidupan

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Jika dirimu ingin dunia
Maka haruslah punyai ilmunya
Jika dirimu ingin akhirat
Maka ilmunya mesti kau dapat

Hidup di dunia sebentar saja
Hidup di Sana kekal slamanya
Ingatlah itu kawan semua
Janganlah sampai engkau terlupa

Jikalau engkau tengah bersedih 
Jangan bersedih terlalu lebih
Jikalau engkau tengah bahagia
Janganlah sampai engkau jemawa

Jikalau engkau mendapat coba
Janganlah engkau berputus asa
Karena coba yang diberi-Nya
Takkan lampaui daya hamba-Nya

Jikalau hidup sekadar hidup
Seekor kera pun juga sanggup
Jikalau kerja sekadar kerja
Kerbau pun bisa melakukannya

Awali hari dengan Bismillah
Akhiri hari dengan Hamdallah
Moga dirimu mendapat berkah
Dari diri-Nya yang Maha Rahmah

Jikalau hendak meilai insan
Janganlah nilai dari tampilan
Tapi lihatlah dari tindakan
Yang dia buat di keseharian

Harta bukanlah sumber bahagia
Meskipun kita butuhkan harta
Karena harta hanyalah benda
Yang kita pakai untuk belanja

Kesenangan hidup sebentar saja
Begitu pula masa berduka
Maka janganlah terlalu lena
Dalam bersuka juga berduka

Kendalikanlah hawa nafsumu
Yang sering goda rayu dirimu
Sebab nafsumu dapat membuat
Hidupmu penuh dengan maksiat

Jikalau punya harta melimpah
Janganlah lupa untuk sedekah
Supaya harta semakin berkah
Supaya harta makin faedah

Jikalau engkau tengah bahagia
Janganlah sampai engkau terlena
Jikalau engkau tengah berduka
Janganlah larut kau di dalamnya

Hidup di dunia sebentar saja
Maka jangan kau siakan saja
Beramal baik selagi bisa 
Selagi nyawa dikandung raga

Bekerjalah dengan kesungguhan
Dan juga penuh keikhlasan
Semoga nanti kau mendapatkan
Sukses dan juga kebahagiaan 

Selama masih di alam dunia
Beramallah dengan sepenuh daya
Agar nanti saat hilang nyawa
Kita tidak sesal dan kecewa

Cobaan hidup memanglah keras
Membuat kita harus menyintas
Janganlah sampai engkau terhempas
Oleh cobaan hidup yang keras

Janganlah lena oleh dunia
Yang penuh dengan nikmat yang fana
Jikalau sampai engkau terlena
Maka kau sukar lepas darinya

Milikilah pedoman di dalam hayat
Supaya tidak mudah tersesat
Supaya kita bisa selamat
Baik di dunia juga akhirat

Hidup di dunia itu penjara
Bagi orang-orang yang bertaqwa
Hidup di dunia adalah surga
Bagi orang-orang yang ingkari-Nya

Hidup bagaikan roda berputar
Kadang di atas kadang di bawah
Terkadang kenyang terkadang lapar
Terkadang senang terkadang susah

6. Contoh Syair Persahabatan

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Perhatikanlah jika tiada dua burung terbang beriring
Rasakan kepenatan dikala sunyi merebak diri
Seperti apa nuansa diri merajut belukar jiwa
Sebagaimana kita gunakan langkah berbuat silap

Masih mencuat manis angan dan kericuhan masa itu
Dimana kita berkeluh kesah,
bercanda gurau berteman
Tatkala khayal berselimut rindu ini bersenyap datang

Masihkah mungkin bersua riang manapak jalanku
Pernah jadi musuh, teman sampai sahabat dalam hari
Merangkul arti mana riak merias diri 
Kini waktu seakan menetes meresap hilang

Masa ini tetap tinggal, 
namun kalbu tak bisa terlup
Tak mungkin berulang
tapi bersemayam dalam hati

Sedih kali ini jadilah memori
kebahagiaan akan kebersamaan
Tak kuingat dalam setiap nafas,
tapi kupendam sebagai pelangi hidup

Teringat saat pertama berjabat
Kau sapa aku dengan hangat
Hingga menjadi teman erat
Berpisah pun terasa berat 

Selalu hadi dalam hati suka
Tetap setia ketika datang duka
Bahkan kau tak pernah murka
Meskiku pernah membuatmu luka

Sering bertengkar dalam berteman
Menjaga diri dalam kebenaran
Bersama mengisi persahabatan
Mencegah diri dalam kenistaan

Sahabatku yang selalu hadir
Dalam setiap ujian takdir
Tetap ditempuh badai petir
Menghadirkan senyum yang terukir

Wahai sahabatku di setiap waktu
Kini kita sudah jarang bertemu
Sibuk urusan diri pun jemu
Kudoakan selalu dalam sujudku

Ini sebuah guratan syair
Untukmu yang selalu terpikir
Dan angan selalu hadir
Tapi terpisah oleh takdir

Sahabatku yang sedang jauh
Hati tetap dekat raga jauh
Tak mampu berlayar angkat sauh 
Untukmu sahabat rinduku penuh

Suatu saat kita pasti bertemu
Untuk saling melepas rindu
Bercerita tentang masa lalu
Tentang tawa dan tangi bersamamu

Untukmu sahabatku aku berharap
Dalam syair yang tak terucap
Meski tak bisa saling tatap
Semoga persahabatan bertahan tetap

Saling menjaga dalam untaian doa
Dalam setiap kesempatan masa
Tetap menjaga meski berada
Hati jiwa selalu bersama

7. Contoh Syair Nasihat

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Orang kaya jangan suka menghina
Karena kaya miskin sama saja
Tiada manusia yang hina
Karena hidup itu layaknya roda

Jika berteman jangan bergaduh
Tak ada gunanya bila bermusuh
Jangan pula bersikap angkuh
Karena tersisih membuah hidup keruh

Walau kamu sudah besar
Jangan bertutur kata dengan kasar
Jadilah pribadi yang sabar
Agar tetangga tak jadi gusar

Jika diri terus ikuti syahwat
Hidup bisa jadi lebih berat
Jiwa bisa jadi tak terawat
Hati juga bisa rusak berkarat

Yang kaya harusnya keluarkan sedekah 
Pandang orang yang posisinya di bawah
Jangan arahkan kepala menengadah
Agar diri tak tergoda untuk bermewah

8. Contoh Syair Kiasan

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Syair Burung Pungguk

Pertama mula pungguk merindu,
Berbunyilah mendayu-dayu,
Hatinya rawan bercampur pilu,
Seperti diiris dengan sembilu.

Pungguk bermadah seraya merawan,
Wahai bulan terbitlah tuan,
Gundahku tidak berketahuan,
Keluarlah bulan tercelah awan.

Sebuah tilam kita beradu,
Mendengarkan bunyi pungguk berindu,
Suaranya halus tersendu sendu,
Laksana orang berahikan jodo.

9. Contoh Syair Agama

Jauhi semua perbuatan jahat
Jauhi pula pebuatan maksiat
Mari kita segera bertaubat
Supaya kita selamat dunia akhirat

Jangan risau dengan cobaan
Jangan bersedih karena kesulitan
Berdoa saja pada Tuhan
Isya Allah Dia kan kabulkan

Jangan lalaikan perintah-Nya
Kerjakan yang disuruh-Nya
Bertaubatlah kepada-Nya
Dia pasti menerimanya

Ingatlah pada dosamu
Ingatlah akan kelalaianmu
Perbaiki hati dan dirimu
Tuhan pasti kan menyayangimu

Orang tua suruh kita mengaji
Orang tua suruh tafakur tiap hari
Agar paham perintah Ilahi
Agar paham perbuatan yang tak diridhoi

10. Contoh Syair Nasihat

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Wahai anak muda, kenali dirimu
Ialah jembatan bagi tubuhmu
Kehebatan untuk dirimu
Untuk kesuksessan bagimu

Agar kau bisa meraihnya
Semangatlah yang harus ada
Kerja keras kamu ada
Kesungguhan kamu ada

Selepas dari hal itu
Panggillah nama Tuhanmu
Memohonlah kepada Tuhanmu
Tuk dapat manfaat dari usahamu

Berpikirlah secara sehat
Berucap tentang taubat dan solawat
Berkarya dalam hidup dan manfaat
Berprasangka yang baik dan tepat

Rajin-rajinlah beribadat
Janganlah lupa mengerjakan solat
Dan perbanyaklah engkau berzakat
Untuk bekal nanti di akhirat

Ingatlah selalu kepada Tuhan
Jernihkanlah hati dan kuatkanlah iman
Supaya hidup menjadi tentram
Dan dapat menjadi pedoman

Cobalah tuk berserah diri
Berdoa di hadapan ilahi
Ya allah ya tuhan kami
Semoga manfaat hidup ini

Sering-seringlah kau mengucap takbir
Serta berdoa dalam berzikir
Beramalah kepada orang fakir
Ingatlah selalu akan hari akhir.

Carilah ilmu yang bermanfaat
Janganlah menyerah sampai kau dapat
Gunakanlah ilmu secara tepat
Agar berguna bagi masyarakat

11. Contoh Syair Romantis

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Dengarlah kisah suatu riwayat
Raja di desa negeri Kembayat
Dikarang fakir dijadikan hikayat
Dibuatkan syair serta berniat

Adalah raja sebuah negeri
Sultan Agus bijak bestari
Asalnya baginda raja yang bahari
Melimpah pada dagang biaperi

Kabarnya orang empunya termasa
Baginda itulah raja perkasa
Tiadalah ia merasa susah
Entahlah kepada esok dan lusa

Seri padukan sultan bestari
Setelah ia sudah beristri
Beberapa bulan beberapa hari
Hamillah puteri permaisuri

Demi ditentang duli mahkota
Makinlah hati bertambah cinta
Laksana mendapat bukit permata
Menentang istrinya hamil serta

Beberapa lamanya di dalam kerajaan
Senantiasa ia bersuka-sukaan
Datanglah masa beroleh kedukaan
Baginda meninggalkan takhta kerajaan

Datanglah kepada suatu masa
Melayanglah unggas dari angkasa
Unggas garuda burung perkasa
Menjadi negeri rusak binasa

Datang menyambar suaranya bahna
Gemparlah sekalian mulia dan hina
Seisi negeri gundah gulana
Membawa dirinya barang ke mana

Baginda pun sedang dihadap orang
Mendengarkan gempar seperti perang
Bertitah baginda raja yang garang
Gempar ini apakah kurang

12. Contoh Syair Kiasan

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Apalah aku hanya bunga pinggiran
Yang selalu dianggap tak berkesan
Tak seindah melati lambang kesucian
Hanya rakyat kecil penuh kehinaan

Aku pula bukan mawar istimewa
Yang dikawal duri kemana-mana
Cukuplah makan puaskan dahaga
Bergaul indah dengan tunawisma

Tak ada daya pada diri yang biasa
Merasa cinta pada sang bijaksana
Cukuplah tahukan diri sahaja
Yang tak layak bersanding dengannya

Kau demikian sempurna
Bak cincin berhiaskan permata
Tiada cacat tiada luka
Memandangmu sejukkan netr

Tak pantas rasanya kumbang nyatakan cinta
Pada bunga yang telah mekar sempurna
Tapi bagaimana pula hendak dikata
Saat rasa suka menjalar di dada

13. Contoh Syair Panji

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Berhentilah kisah raja Hindustan,
Tersebutlah pula suatu perkataan
Abdul Hamit syah padaku sultan,
Duduklah baginda bersuka-sukaan.

Abdul Muluk putra baginda,
Besarlah sudah bangsawan muda,
Cantik majelis usulnya syahdam
Tiga belas tahun umurnya ada.

Paras elok amat sempurna,
Petah menjelis bijak laksana,
Memberi hati bimbang gulana,
Kasih kepadanya mulya dan hina

Adapun akan mangkunegara
Gundah tiada lagi terkira
Belas memandang Raja Putra
Semuanya sudah dalam penjara

Sungguh ia bersuka-suka
Hatinya gundah tiada berketika
Sangat pandai menyamarkan duka
Tiada rupa memandang muka

Jikalau memandang saudaranya
Di dalam penjara yang ketiganya
Berlinang-linang air matanya
Seboleh-bolehnya disamarkannya

Daripada ia tiada takutnya
Pada Prabu Nata ratu bangsawan
Hati yang gundah diliburkan
Dibawanya dengan bersesukaan

14. Contoh Syair Agama

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Bismillah itu permulaan kalam,
Dengan nama Allah Khalikul’alam,
Dipermulai kitab diperbuat nazam,
Supaya ingat mukmin dan Islam.

Sudah memuji Tuhan yang kaya,
Salawatkan rasul Nabi yang mulia,
Itulah penghulu segala Anbia,
Sekalian Islam jin dan manusia.

Barang yang maksiat beroleh bala,
Kerana murka Allah Taala,
Di dalam neraka ia tersula,
Badannya hancur tiada terkala.

Dijadikan dunia oleh Tuhanmu,
Bukan di sini akan tempatmu,
Sekadar ibadah dengan ilmu,
Serta amalkan dengan yakinmu.

Barang bercinta akannya mati,
Tidaklah lupa berbuat bakti,
Siang dan malam diamat-amati,
Seumur hidup tidak berhenti.

Harta itu cari olehmu,
ambil dengan menuntut ilmu,
Serta amalkan dengan baktimu,
Supaya jangan jadi selemu. 

15. Contoh Syair Persahabatan

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Apalah aku hanya bunga pinggiran
Yang selalu dianggap tak berkesan
Tak seindah melati lambang kesucian
Hanya rakyat kecil penuh kehinaan

Aku pula bukan mawar istimewa
Yang dikawal duri kemana-mana
Cukuplah makan puaskan dahaga
Bergaul indah dengan tunawisma

Tak ada daya pada diri yang biasa
Merasa cinta pada sang bijaksana
Cukuplah tahukan diri sahaja
Yang tak layak bersanding dengannya

Kau demikian sempurna
Bak cincin berhiaskan permata
Tiada cacat tiada luka
Memandangmu sejukkan netra

Tak pantas rasanya kumbang nyatakan cinta
Pada bunga yang telah mekar sempurna
Tapi bagaimana pula hendak dikata
Saat rasa suka menjalar di dada

16. Contoh Syair Agama

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Berpikirlah secara sehat
Berucap tentang taubat dan solawat
Berkarya dalam hidup dan manfaat
Berprasangka yang baik dan tepat

Rajin-rajinlah beribadat
Janganlah lupa mengerjakan solat
Dan perbanyaklah engkau berzakat
Untuk bekal nanti di akhirat

Janganlah engkau berbuat maksiat
Janganlah engkau berbuat jahat
Segeralah engkau bertaubat
Agar selamat dunia akhirat

Janganlah engkau bertakabur
Perbanyaklah engkau bertapakur
Mendapatkan nikmat wajib bersyukur
Agar selamat berasal dari siksa kubur

Ayat-ayat suci yang senantiasa kuucapkan
Solat lima sementara kulaksanakan
Dzikir-dzikir senantiasa kulantunkan
Ibadah kepadamu Tuhan

Bertaubatlah setelah berbuat salah
Karena kita makhluk yang lemah
Bantu saya dan tuntunlah
Untuk meraih surgamu yang indah

Dunia ini sebenarnya tua
Sebaiknya jangan untuk huru hara
Ibadahlah memohon ampun kepada-Nya
Sesungguhnya cuma engkau yang sempurna

Mari kita seluruh sahabat
Perbanyak lah membaca sholawat
Siksa kubur seluruh lewat
Menuju ke alam akhirat

Jauh sudah aku melangkah
Mengejar dunia dengan serakah
Semakin kukejar semakin jauh
Pada jurang siksa hati berlabuh

Lelah diri mengikuti syahwat
Jalani hidup semakin berat
Jiwa semakin tak terawat
Hatipun rusak berkarat

Kini kuinginn kembali
Kepada-Mu wahai Rabbul Izzati
Agar tentram selalu menaungi
Untuk sisa hidupku ini

Di pintu rahmat-Mu aku berdiri
Mengharap rahmat serta kasih
Meski bergelimang debu dosa
Berharap kepada-Mu senantiasa

17. Contoh Syair Sejarah

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Mangkubumi saudagar kaya
Kerabat raja yang bijaksana
Berputra seorang elok rupanya
Empu Jatmika konon namanya.

Empu Jatmika terus bertambah usianya
Hingga dewasa menjadi cendikia
Dikawinkan dengan Sira Manguntur namanya
Putri cantik pandai bertutur kata.

Empu Mandastana dan Lambung Mangkurat
Kakak beradik tampan gagah muda belia
Itulah namanya putra Empu Jatmika
Sama elok sama tampan sama pandainya.

Karena sudah keadaan
Sakitlah Mangkubumi yang dipertuan
Hamba sahaya semua bersedih menaruh kasihan
Kemudian semua sanak famili dikumpulkan.

Saudagar Mangkubumi yang dipertuan
Sakitnya bertambah tidak tertahan
Selalu dijaga seluruh handai taulan
Dari hari berganti bulan.

Setelah Mangkubumi merasa tidak kuat bertahan
Saatnya dunia yang fana harus ditinggalkan
Nafas terengah air mata mengalir perlahan
Lemah tak berdaya sekujur badan.

Empu Jatmika dan kedua putranya
Duduk bersimpuh bersama ibunya
Membelai mencium tangan ayahanda
Duduk terpekur membaca doa.

Lalu berkata Mangkubumi tercinta
Meninggalkan amanat kepada anakda
Hadirin mendengar dengan hikmatnya
Diterimalah wasiat oleh anak cucunya.

Adapun amanat yang ditinggalkannya
Kepada anaknya Empu Jatmika
Tersusun bunyi kata-katanya
Harus kerjakan diingat pula.

Wahai anakku Empu Jatmika
Serta cucuku Empu Mandastana
Lambung Mangkurat duduk beserta
Sira Manguntur dan neneknya Sitira.

Jika aku sudah tak ada lagi
Meninggalkan dunia yang fana ini
Pertama-tama jagalah diri
Martabat keluarga dijunjung tinggi.

Kedua pula janganlah kikir
Bersikaplah adil tak boleh mungkir
Hormatilah pula setiap orang pakir
Setiap tindakan harus dipikir.

Selain itu sebagai ketiga
Sesudah aku meninggalkan dunia
Hendaklah turut dan kerjakan segera
Pergilah anakda dari negeri kita.

Sebabnya itu wahai anakku tersayang
Di negeri Keling negeri kita sekarang
Banyaklah orang sebagai penghalang
Yang iri dengki selalu datang.

18. Contoh Syair Guru

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll
Begitu mulia yang kau kerjakan
Untuk bekal dimasa depan
Harta tenaga kau relakan
Demi Sejahterakan Kehidupan

Meski banyak rintangan datang
Selalu sedia kau menghadang
Tak pernah lelah kau berjuang
Tuk bekali hidup dimasa menjelang 

Tak kau kenal kata lelah
Walau badan letih dan payah
Eski sampai penghabisan darah
Kau tegar dan tak menyerah

Cobaan datang silih berganti
Namun tak pernah ada kata mati
Yang ‘slalu tertanam diri
Membuat orang cerdas berbudi

Dendam amarah kau gugurkan
Kata maaf ‘slalu kau senandungkan
Bagi sepatah kata perbuatan
Yang tak sadar kami lakukan

Hanyalah do’a yang kupinta
Kepada tuhan yang maha kuasa
Agar selalu dan senantiasa
Dilindungi dimanapun kau berada

19. Contoh Syair Pendidikan

19+ Contoh Puisi Rakyat (Syair) : Pendidikan, Cinta, Sekolah, Kehidupan, Persahabatan, Nasihat, Kiasan dll

Sekarang dunia sangatlah maju.
Janganlah hingga kita tertipu,
Kualitas rendah dibanding lalu,
Tak dulu bergerak dititik itu.

Pendidikan udah dibuat pilar,
Agar jadi bangsa nan besar,
Tapi masalahnya tak kelar-kelar,
Bak benang kusut berpusar-pusar.

Dahulu kita bangsa yang hebat,
Guru dikirim ke negeri hang jebat,
Kini faktanya udah terjulat,
Anak negeriku kesana meloncat.

Belumlah kembali kualitas orangnya,
Dipakai diluar cuma tenaganya,
Menjadi buruh kebun sawitnya,
Atas pembantu rumahtangganya.

TKI jadi buruh bangunan,
Otak tak wajib yang perlu tangan,
Bekerja berat mikirnya ringan,
Itulah harga hasil pendidikan.

Hai…hai, anggaran pendidikan,
Katanya kini udah ditingkatkan,
Segala sarana udah dibangunkan,
Segala program udah diluncurkan,

Bermacam pula itu namanya,
Sekolah gratis amat disukanya,
Bagaikan obral tentu mutunya,
Tetapi suka orang padanya.

Belumlah kembali yang kebarat-baratan,
Bahasa inggeris yang diutamakan,
Laboratoriumnya dianaktirikan,
Latihan kerasnya kini ditinggalkan.

Guru saat ini kenakan dasi,
Duitnya banyak dari sertifikasi,
Bahkan ada bermercedes classi,
Penuh pula kantong berisi.

Cara mengajar kini udah keren,
Dibantu dengan alat moderen,
Sambil dudukpun ia mampu eksen,
Mengajar murid dengan telaten.

Muridpun udah jadi maju,
Bermacam model kenakan baju,
Kalaupun marah tak boleh ninju,
Karena mampu dipenjara si guru.

Cara di barat kini ditiru,
Dipakai banyak model yang baru,
Membuat pusing pak dan bu guru,
Hasilnya pun tetap juga itu-itu.

Sabar!itu seluruh proyek besar,
Supaya bangsa jadi tambah pintar,
Dievaluasi konsisten tak kelar-kelar,
Belumlah tuntas udah dibubar.

Dibuat kembali proyek yang lain,
Dana yang besar mengucur yakin,
Padahal cuma negara miskin,
Tapi memangnya mereka pikirin?

Ujian nasional juga dibuat,
Target nilai pun wajib sepakat,
Maka guru pun bikin mufakat,
Supaya “suksesnya” mampu terlihat.

Murid-muridpun banyak yang tenang,
Karena tim sukses udah dirancang,
Saat ujian serentak diserang,
Kertas kecil pun akan melayang.

Selain itu pensilnya tipis,
Bisa dihapus untuk dilapis,
Atau dibantu barang sebaris,
Sungguh membuat kita miris.

Kalaulah cara begitu hina,
Tuhan pun udah tak diindahkannya,
Wajarlah ijazah ga ada berguna,
Tak berkat pula yang diajarkannya.

Betapa sayang terkecuali terlibat,
Karena guru bukan penjahat,
Bukanlah pula ia pejabat,
Tetapi mengajar yang wajib hebat.

Rusaknya jiwa jangan dibuat,
Terhadap ethical diri diikat,
Berilah teladan dari yang dekat,
Setelah mati tidak melarat.

Astaghfirullah, seluruh kini udah bertukar,
Anak guru pun banyak tak pintar,
Miskin teladan kini menyebar,
Semoga bangsa segera sadar.

Di rumah guru miskin teladan,
Anak belajar tak diiringkan,
Ibu ayahnya sibuk tontonan,
Di televisi yang melenakan.

Tradisi membaca jauh berkurang,
Apalah kembali guru mengarang,
Di kantor sibuk nyeritain orang,
Sungguh yang baik jadi jarang.

Jadilah kita pendidikan yang bangga,
Karena sukses membentuk jiwa,
Yang jujur bekerja dengan perkasa,
Membuat yang sukar jadi bisa.

Tak ada yang hebat mudah didapat,
Haruslah belajar keras dan kuat,
Makanan dijaga sehingga sehat,
Ikhlas mengajar jadi syarat.